
Dari Kolase hingga Komik Kitab Suci, Kreativitas Siswa SDK Santa Ursula Ende Menghidupkan BKSN 2026
ENDE — Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2026 menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar SDK Santa Ursula Ende untuk semakin mendekatkan diri kepada Sabda Tuhan. Tidak hanya melalui kegiatan membaca dan mendengarkan Kitab Suci, semangat BKSN tahun ini juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan kreatif yang melibatkan siswa kelas I hingga VI.
Dengan mengusung tema “Yesus Guru yang Penuh Kuasa” dan semangat untuk mengenal lebih dalam Wajah Yesus dalam Injil Matius, para siswa diajak menemukan bahwa Kitab Suci dapat dipelajari dengan cara yang menyenangkan, kreatif, dan dekat dengan kehidupan mereka.
Kegiatan BKSN 2026 di SDK Santa Ursula Ende dibagi ke dalam tiga fase sesuai jenjang kelas. Setiap fase memiliki bentuk perlombaan yang berbeda, sehingga siswa dapat mengekspresikan pemahaman dan kecintaan mereka terhadap Kitab Suci sesuai dengan usia dan kemampuan masing-masing.
Fase A: Kreativitas dalam Kolase
Siswa kelas I dan II mengikuti Lomba Membuat Kolase dari Sampah Plastik. Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas sekaligus belajar memanfaatkan bahan yang ada di lingkungan sekitar.
Dengan tangan-tangan kecil dan ide yang beragam, para siswa mengolah sampah plastik menjadi karya kolase yang menarik. Di balik kegiatan tersebut, terdapat pesan penting bahwa menjaga lingkungan merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap ciptaan Tuhan.
Kegiatan ini juga membuat proses belajar Kitab Suci menjadi lebih menyenangkan. Anak-anak tidak hanya mendengar tentang nilai-nilai kebaikan, tetapi diajak menuangkannya melalui sebuah karya yang dapat mereka banggakan.

Fase B: Menguji Pengetahuan melalui Kuis Kitab Suci
Berbeda dengan Fase A, siswa kelas III dan IV menunjukkan pengetahuan mereka melalui Lomba Kuis Kitab Suci.
Pertanyaan demi pertanyaan menjadi tantangan bagi para peserta. Mereka dituntut untuk mengingat, memahami, dan mengenal berbagai kisah serta pesan yang terdapat dalam Kitab Suci.
Suasana kompetisi pun menjadi semakin menarik. Semangat untuk menjawab dengan tepat berpadu dengan kegembiraan siswa ketika mengikuti setiap tahapan kuis.
Melalui kegiatan ini, siswa diingatkan bahwa semakin sering membaca Kitab Suci, semakin banyak pula nilai kehidupan yang dapat mereka temukan dan terapkan dalam keseharian.

Fase C: Mewartakan Kisah Kitab Suci melalui Komik
Sementara itu, siswa kelas V dan VI mendapatkan tantangan melalui Lomba Membuat Komik Kitab Suci.
Pada kegiatan ini, siswa tidak hanya dituntut untuk mampu menggambar, tetapi juga memahami pesan dari kisah Kitab Suci yang mereka pilih. Kisah tersebut kemudian mereka kembangkan menjadi komik dengan ilustrasi dan alur cerita yang menarik.
Kreativitas, kemampuan bercerita, serta pemahaman terhadap pesan iman berpadu dalam karya-karya yang dihasilkan para siswa. Melalui komik, kisah Kitab Suci dapat disampaikan dengan bahasa visual yang lebih dekat dengan dunia anak-anak.
Kitab Suci Bukan Sekadar Dibaca
Berbagai kegiatan dalam BKSN 2026 menunjukkan bahwa pembelajaran Kitab Suci dapat hadir dalam banyak bentuk. Ada yang menuangkannya melalui kolase, menguji pemahaman melalui kuis, dan menyampaikannya kembali melalui komik.
Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengenal Sabda Tuhan, memahami pesannya, dan belajar menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai seperti kasih, persaudaraan, kepedulian, pengampunan, tanggung jawab, dan keberanian untuk berbuat baik diharapkan tidak berhenti pada kegiatan BKSN saja, tetapi terus tumbuh dalam kehidupan para siswa.
BKSN 2026 di SDK Santa Ursula Ende menjadi pengingat bahwa Sabda Tuhan akan semakin hidup ketika tidak hanya dibaca, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan dan karya nyata.
Mari terus menumbuhkan kecintaan terhadap Kitab Suci sejak usia dini. Karena dari sana, anak-anak belajar mengenal Yesus, menemukan kasih-Nya, dan dipanggil untuk menjadi pribadi yang membawa kebaikan serta damai bagi sesama.
BKSN 2026 — Membaca Sabda, Memahami Pesannya, Menghidupinya dalam Karya dan Tindakan.





