Berita SDK St. Ursula Ende
KUNJUNGAN SR. MONIKA LITA HASANAH, OSU DAN SR. VERONICA SRI ANDAYANI, OSU: SEMANGAT KREATIVITAS DAN INOVASI PESERTA DIDIK SDK ONEKORE 2 SANTA URSULA ENDE

KUNJUNGAN SR. MONIKA LITA HASANAH, OSU DAN SR. VERONICA SRI ANDAYANI, OSU: SEMANGAT KREATIVITAS DAN INOVASI PESERTA DIDIK SDK ONEKORE 2 SANTA URSULA ENDE

ENDE 10/08/2026 – ENDE 10/08/2026 – Suasana penuh sukacita dan antusiasme mewarnai SDK Onekore 2 Santa Ursula Ende dalam kunjungan Sr. Monika Lita Hasanah, OSU dan Sr. Veronica Sri Andayani, OSU dari Yayasan Pusat Ursulin. Kehadiran kedua Suster disambut dengan penuh kehangatan oleh seluruh peserta didik serta Bapak dan Ibu Guru SDK Onekore 2 Santa Ursula Ende.

Kunjungan ini menjadi sebuah kesempatan istimewa bagi keluarga besar SDK Onekore 2 Santa Ursula Ende untuk mempererat tali persaudaraan, membangun komunikasi, sekaligus melihat secara langsung berbagai proses pembelajaran dan kreativitas yang dikembangkan oleh para peserta didik.

Sejak kedatangan kedua Suster, suasana sekolah tampak begitu meriah. Para peserta didik menyambut dengan penuh semangat dan sukacita, sementara Bapak dan Ibu Guru turut memberikan sambutan hangat sebagai bentuk penghargaan dan rasa syukur atas kunjungan dari Yayasan Pusat Ursulin.

Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah presentasi hasil karya dan proyek pembelajaran peserta didik. Melalui kegiatan ini, anak-anak diberikan kesempatan untuk menunjukkan bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kreativitas, keterampilan, kerja sama, dan keberanian untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Kreativitas Kelas V melalui Pembuatan Eco Enzyme

Peserta didik kelas V berkesempatan mempresentasikan proses pembuatan eco enzyme. Dengan penuh percaya diri, para siswa menjelaskan proses pengolahan bahan-bahan organik menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Kegiatan ini menjadi pengalaman pembelajaran yang menarik karena peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga belajar melalui praktik secara langsung. Mereka belajar mengenai pentingnya menjaga lingkungan, memanfaatkan kembali bahan organik, serta membangun kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Presentasi tersebut juga menunjukkan bagaimana pembelajaran dapat dikembangkan menjadi kegiatan yang kreatif, kontekstual, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Kelas IV Berkreasi Membuat Sabun Aroma Terapi

Tidak kalah menarik, peserta didik kelas IV menampilkan kreativitas mereka melalui pembuatan sabun aroma terapi.

Dengan penuh antusias, anak-anak memperkenalkan hasil karya mereka serta menjelaskan proses pembuatannya. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran berbasis proyek yang mendorong peserta didik untuk berani mencoba, bereksperimen, bekerja sama, dan menghasilkan sebuah produk.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta didik belajar bahwa ide sederhana dapat dikembangkan menjadi sebuah karya yang menarik dan memiliki nilai manfaat.

Kelas V Tunjukkan Kreativitas melalui Pembuatan Game

Kreativitas digital juga menjadi bagian menarik dalam kunjungan tersebut. Peserta didik kelas V mempresentasikan hasil karya berupa game sederhana yang mereka buat sendiri.

Dengan penuh kebanggaan, para siswa menunjukkan permainan yang telah mereka kembangkan sekaligus menjelaskan proses pembuatannya. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus melatih kemampuan berpikir logis, kreativitas, pemecahan masalah, dan kerja sama.

Presentasi pembuatan game juga memberikan pengalaman berharga bagi peserta didik untuk tampil di depan orang lain, menjelaskan hasil pekerjaan mereka, serta menerima apresiasi dan masukan.

Menumbuhkan Semangat Serviam melalui Kreativitas

Kunjungan Sr. Monika Lita Hasanah, OSU dan Sr. Veronica Sri Andayani, OSU menjadi momentum yang sangat berarti bagi seluruh keluarga besar SDK Onekore 2 Santa Ursula Ende.

Berbagai karya yang dipresentasikan oleh peserta didik memperlihatkan bahwa pendidikan di sekolah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan kreativitas, keterampilan, karakter, kepedulian terhadap lingkungan, serta pemanfaatan teknologi secara positif.

Semangat tersebut sejalan dengan semangat pendidikan Ursulin yang terus mendorong peserta didik untuk berkembang dan memberikan yang terbaik melalui semangat Serviam – “Saya Mengabdi.”

Kunjungan ini pun meninggalkan kesan yang mendalam bagi para peserta didik. Kehadiran para Suster dari Yayasan Pusat Ursulin menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar, berani berkarya, dan mengembangkan potensi yang mereka miliki.

Dengan penuh sukacita, keluarga besar SDK Onekore 2 Santa Ursula Ende menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Sr. Monika Lita Hasanah, OSU dan Sr. Veronica Sri Andayani, OSU.

Semoga perjumpaan ini semakin mempererat persaudaraan dalam keluarga besar Ursulin dan menjadi penyemangat bagi seluruh peserta didik untuk terus belajar, berkarya, berinovasi, dan melayani dengan penuh sukacita.